keuangan internasional
Oke
gan, kali ini kita akan membahas apa sih itu manajemen kuangan internasional?
Selamat
membaca!!!
Manajemen
Keuangan Internasional
Sejak
mengambangnya nilai tukar mata uang, aspek pembiayaan internasional dan
keputusan investasi menjadi penting bagi perusahaan-perusahaan. Nilai mata uang
telah menjadi bervariasi selama tahun terakhir ini dan tambahan risiko risiko
politik dan ekonomi juga tax laws yang lebih kompleks serta risiko pasar
keuangan berganda yang mengakibatkan masalah bagi para manajer keuangan. Tujuan
manajemen keuangan ialah memaksimalkan kekayaan pemegang saham yang
ditranslasikan ke maksimalisasi harga per lembar saham perusahaan. Adapun
tujuan manajemen keuangan lainnya yang akan dipertimbangkan merefleksikan
kemampuan perusahaan multinasional untuk memindahkan uang dan profit antar
berbagai perusahaan afiliasinya di luar negeri.
Tiga
konsep manajemen keuangan di bawah ini memberi landasan teoritis bagi manajemen
keuangan internasional (Shapiro,1996: 22-23):
1. Arbitrage
Terjadi
pada saat perbedaan harga terjadi pada dua pasar yang terpisah. Ada tiga (3)
bentuk dasar peluang arbitrage:
a. Tax
arbitrage
Dengan memindahkan
profit dari unit-unit yang berlokasi pada Negara-negara yang pajaknya tinggi ke
Negara yang pajaknya lebih rendah atau dari posisi membayar pajak (tax losses),
MNC dapat mengurangi beban pajaknya.
b. Financial
market arbitrage
Dengan mentransfer
dana-dana antar-unit, MNC mungkin sanggup mengatasi kontrol devisa, memperoleh
hasil yang lebih tinggi atas kelebihan dana yang telah disesuaikan dengan
risiko, mengurangi biaya dengan meminjam dana yang telah disesuaikan dengan
risiko, mendapatkan sumber-sumber modal yang sebelumnya tidak tersedia.
c. Regulatory
system arbitrage
Profit subsidiary
merupakan fungsi dari regulasi-regulasi pemerintah, kemampuan untuk
mengkamuflase profitabilitas yang sebenarnya dengan realokasi profit antar
unit-unit bisa memberi MNC keunggulan bernegosiasi.
Perusahaan
multinasional dapat beroperasi dalam kondisi:
·
Tax arbitrage
·
Risk arbitrage (spekulasi)
2. Efesiensi
pasar (market efficiency)
Pasar
dimana informasi baru telah direfleksikan dalam harga-harga sekuritas yang
diperdagangkan tersebut. Seluruh dana mempunyai risk adjusted return yang sama.
Tidak adanya pertimbangan pajak atau intervensi pemerintah oleh karenanya
efesiensi pasar menyatakan bahwa tidak tersedianya tawar-menawar pendanaan.
Pada efesiensi pasar, harga saat ini merefleksikan secara penuh seluruh
informasi yang tersedia termasuk sejarah lengkap harga.
3. Capital
asset pricing
Berkenaan
dengan cara sekuritas dinillai berdasarkan risk dan return. Capital asset
pricing model (CAPM) berasumsi bahwa total risiko terbagi menjadi dua bagian
yaitu : diversifiable risk dan non diversifiable.
Menurut
model CAPM:
1. Hanya
komponen risiko sistematik yang mempengaruhi required return
2. Investasi-investasi
luar negeri yang retuannya tidak berkorelasi dengan retuan pasar seharusnya
mempunyai required return yang lebih rendah dari pada investasi-investasi domestic yang dapat
diperbandingkan.
Pesan
dasar dari CAPM adalah bahwa risiko dihargai dalam konteks portopolio, dan
hanya risiko systematic yang dihargai . risiko unsystematic dapapt
didefinisikan sebagai didiversifikasi atau tidak di hargai. Oleh karena itu,
tidak mempengaruhi required return suatu
proyek. CAPM dapat digunakan MNC untuk mengestimasi required return proyek
asing atau luar negeri. Selain itu, juga dapat membantu perusahaan menanyakan
pertanyaan-pertanyaan yang tepat tentang risiko pada saat mempertimbangkan
proyek asing atau luar negeri yang diinginkan.
Pada
esensinya CAPM mengatakan bahwa required return atas suatu asset sama dengan
risk free return ditambah risk premium yang di dasari atas risiko systematic
asset atau non- diversifiable risk. Risiko systematic didasari oleh
pengaruh-pengaruh luar pasar yang mempengaruhi seluruh asset, seperti
perubahan-perubahan yang tidak dapat diprediksi dalam suatu bentuk ekonomi atau
beberapa variable kebijakan makro ekonomi seperti suplay uang atau deficit
pemerintah.
Komentar
Posting Komentar