contoh laporan singkat
LAPORAN
ETOS KERJA
(studi
pada pekerjaan honorer)
A.
LATAR BELAKANG
Etos Kerja merupakan totalitas
kepribadian diri seseorang serta cara mengekspresikan, memandang, meyakini, dan
memberikan sesuatu yang bermakna, yang mendorong dirinya untuk bertindak dan
meraih amal yang optimal. Bekerja adalah fitrah dan merupakan salah satu
identitas manusia. Setiap orang dituntut untuk bekerja demi memenuhi kebutuhan
hidup, sehingga bekerja harus didasarkan pada keiklasan dalam memperoleh
pendapatan yang halal, tidak hanya menfokuskan diri pada bagaimana memperoleh
keuntungan atau pendapatan sebanyak-banyaknya dengan cara menghalalkan berbagai
macam cara untuk mendapatkannya. maka jelaslah bahwa manusia yang enggan
bekerja, malas dan tidak mau mendayagunakan seluruh potensi diri untuk
menyatakan keimanan dalam bentuk amal kreatif, sesungguhnya dia itu melawan
fitrah dirinya sendiri, dan menurunkan derajat identitas dirinya sebagai
manusia.
Setiap
muslim selayaknya tidak asal bekerja, mendapat gaji, atau sekedar menjaga
gengsi agar tidak dianggap sebagai pengangguran. Tidak ada alasan bagi
kita seorang yang beriman untuk hanya berpangku tangan dan mengharap belas
kasihan dari orang lain dengan terus menganggur atau malah menjadi
peminta-minta. Perlu di ketahui bahwa jika kita mau berusaha, Allah SWT. Pasti
akan memudahkan jalan dan pasti akan ada hasil dari apa yang kita upayakan, Dalam rangka melihat dan menilai bagaimana
mencari dan memperoleh penghasilan yang halal dan baik, saya melakukan
wawancara, dimana wawancara ini dilakukan dengan seorang guru honorer.
B. TUJUAN WAWANCARA
Tujuan
dari pembuatan laporan mini ini dengan tema etos kerja adalah selain unutk
memenuhi nilai tugas, juga untuk mengetahui bagaimana penerapan etos kerja
dalam dunia kerja dengan mengambil focus pekerjaan honorer.
C. TOPIK WAWANCARA
Topic
wawancara ini adalah “ upaya meraih penghasilan yang halal”, dengan menggunakan
wawancara terstruktur.
D.
WAKTU DAN TEMPAT WAWANCARA
Kegiatan wawancara ini dilaksanakan pada:
Hari
/ tanggal : Minggu / 6 Januari 2018
Pukul : 04.00 WIB – selesai
Tempat : -
Pukul : 04.00 WIB – selesai
Tempat : -
E. HASIL WAWANCARA
1.
NARASUMBER
Nama : siti maimunah
Alamat : -
Pekerjaan : Honorer
Status : Menikah
2.
Pewawancara
Wawancara ini dilakukan oleh aisyah dalam rangka atau
upaya meraih penghasilan yang halal.
3.
Transkrip
hasil wawancara
Wawancara ini saya lakukan seorang diri, dengan seorang
narasumber yang merupakan kakak saya sendiri yang sekarang sedang honor di
sebuah sekolah, tepatnya di salah satu sekolah MTSn dan beliau
menjalani pekerjaan sebagai honorer sudah 2 tahun lebih dimulai dari sebelum
beliau menikah. Berikut wawancaranya:
P :Assalamu’alaikum.
N :Wa’alaikum salam,
ada apa ya?
P :Begini Buk, dalam
rangka memenuhi tugas kuliah ini, saya bermaksud untuk mewancarai ibu dengan menanyakan
beberapa hal yang berkaitan dengan pekerjaan ibu sekarang, apakah di
perbolehkan?
N : Oh iya, tentu
saja.
P : Dari sekian
banyaknya pekerjaan, kenapa memilih menjadi seorang guru?
N : Karena bagi saya
menjadi seorang guru adalah impian saya, saya suka membagi ilmu yang saya
miliki dan bagi saya guru itu adalah pekerjaan yang mulia. Saat saya dulu
menjadi seorang murid, saya suka melihat bagaimana seorang guru mengajar dan
mendidik sehingga saya ikut ingin merasakan bagaimana membagi ilmu yang saya
miliki kepada orang lain.
P : Apakah ibu
menerapkan kejujuran dalam pekerjaan misalnya saja dalam penilaian siswa atau
mungkin dalam hal lainnya menyangkut pekerjaan ibu?
N : Tentu saja,
karena menurut saya kejujuran merupakan kunci utama dalam kesuksesan, meskipun
implementasinya sangat sulit untuk di lakukan karena satu dan lain hal.
P : Apakah komitmen ibu
untuk terus mengabdi pada pekerjaan ini?
N : Insya Allah saya
akan selalu mengabdi selama saya mampu dan diberi kesanggupan.
P : Pernahkah kakak
kecanduan waktu dalam bekerja?
N : Pernah
sekali-kali, ketika banyak sekali tugas yang harus saya kerjakan dan terkadang
juga saya terlalu asik kalau sudah masuk dalam ruangan kelas.
P : Yang saya tau,
honorer tidak ada gaji meski pun ada pasti tak seberapa, kenapa ibu masih
bertahan dan sabar? Apakah ibu percaya bahwa keadilan itu ada dan apakah ibu menerapkan
keadilan dalam dunia kerja ini?
N : Saya sangat
percaya, saya tidak melihat gaji yang sedikit tapi jalani saja, semuanya pasti
ada hikmahnya.
P : pernahkah ibu
berfikir untuk berhenti dari pekerjaan dan mencari pekerjaan lain?
N : Pernah, ketika
ada pihak yang tidak mendukung keputusan saya mengabdi sebagai tenaga kerja
honor, alasan mereka karena gaji, tapi mau gimana lagi. Sekarang kita
susah-susah dulu nanti pasti akan datang saat usaha itu akan dibalas dengan
hasil yang setimpal, saya nyakin itu.
P : Baiklah, terima
kasih buk, sudah bersedia di ganggu waktunya. Saya minta maaf apabila ada
kesalahan kata, saya doakan semoga ibu cepat diangkat jadi PNS nya, amin.
N : Amin.
Kesimpulan
Setelah dilakukan wawancara, didapatkan kesimpulan bahwa
kita dituntut unutk bekerja apapun yang terpenting halal dan baik. Keikhlasan
sangat penting untuk diterapkan, agar apapun yang dilakukan menjadi lebih mudah
untuk dijalani.
Komentar
Posting Komentar