makalah etika teknologi informasi (pendahuluan)
baiklah pada kesempatan kali ini, saya akan memaparkan sedikit penjelasan mengenai etika berteknologi yang baik.
berikut penjelasan latar belakang permasalahan dalam berteknologi dimana harus memperhatikan etika yang ada tidak hanya memperdulikan keuntungan tapi juga penting bagi kita untuk melihat dampak yang akan di timbulkan dari setiap perbuatan yang kita lakukan..!!!
BAB 1 Pendahuluan
1.1 LATAR
BELAKANG
Manusia adalah
mahkluk social yang membutuhkan
interaksi dan berkomunikasi diantara sesamanya. Maka mulailah manusia
mencari dan menciptakan sesuatu, mulai dari bahasa, melukis bentuk (menggambar)
didinding gua, isyarat tangan, isyarat asap, isyarat bunyi, huruf, kata,
kalimat, tulisan, surat, sampai dengan telepon dan internet sehingga
terciptalah sesuatu yang lebih dikenal dengan istilah “sistem”. Bahasa, alat,
lukisan dan gambar serta sistem untuk berkomunikasi yang telah diciptakan oleh
manusia tersebut kemudian sekarang dikenal dengan nama Teknologi Informasi/TI
(InformationTechnology/IT). Sekitar tahun 1946, computer digital pertama
didunia ENIAC dikembangkan. Fenomena yang terlihat dibidang teknologi informasi
(komputer dan telekomunikasi) sedemikian pesatnya sehingga kalau digambarkan
secara grafis, kemajuan yang terjadi akan terlihat secara eksponensial. Ketika sebuah
seminar internasional mengenai internet diselenggarakan di SanFransisco pada
tahun 1996, para praktisi teknologi informasi yang dahulu bekerjasama dalam
penelitian untuk memperkenalkan internet ke dunia industri pun secara jujur
mengaku bahwa mereka tidak pernah menduga perkembangan internet akan menjadi seperti
ini.
Sulit untuk
ditemukan teori yang dapat menjelaskan semua fenomena yang terjadi sejak awal
tahun1990-an ini, namun kenyataannya fantastis, tidak ada yang dapat menahan lajunya
perkembangan teknologi informasi. Pertumbuhan internet melaju dengan sangat
cepat dan mulai merambah kedalam segala segi kehidupan manusia dan menjadi
bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia.
Sifat dinamis
dari bidang teknologi informasi komunikasi dan sistem informasi serta
manajemen, mengharuskan para profesional yang bekerja di perusahan-perusahan
(industri) dan tenaga pendidik dilingkungan pendidikan dasar, menengah, atas
dan tinggi, baik formal dan non formal, mengetahui teknologi-teknologi terbaru
maupun yang sedang berkembang untuk dapat tetap eksis dan up-to-date terhadap
perkembangan bidang tersebut. Bidang moral, etika dan hukum tidak terlepas dari
perilaku atau interaksi kita sebagai manusia, pengguna sekaligus penikmat dari
kemajuan teknologi informasi. Didalam organisasi modern, dan dalam bahasan
ekonomis secara luas, informasi telah menjadi komoditas yang sangat berharga,
dan telah berubah dan dianggap sebagai sumber daya habis pakai, bukannya barang
bebas. Dalam suatu organisasi perlu dipertimbangkan bahwa informasi memiliki
karakter yang multivalue, dan multidimensi. Dari sisi pandangan teori sistem,
informasi memungkinkan kebebasan beraksi, mengendalikan pengeluaran,
mengefisiensikan pengalokasian sumber daya dan waktu. Sirkulasi informasi yang
terbuka dan bebas, merupakan kondisi yang optimal untuk pemanfaatan informasi.
Sehubungan
dengan berbagai kejadian akhir-akhir ini yang melibatkan organisasi
(perusahaan) dan paran eksekutif yang tidak memenuhi tanggung jawab etis
mereka, pendekatan etika secara preskriptif mungkin terlihat terlalu
mengada-ada dan berandai-andai. Sebenarnya tidak demikian halnya, dengan
menyadari bahwa beberapa orang akan menyalahgunakan system informasi dan segala
sesuatu yang terlibat di dalamnya, namun penggambaran bagaimana computer
seharusnya diterapkan secara etis akan tetap dilanjutkan. Tujuannya adalah
untuk menyadarkan bahwa perilaku bisnis
pada umumnya dan spesialis informasi pada khususnya memiliki tanggung jawab
tertentu dalam bertugas didalam batasan etis, moral dan hokum.
Etika dalam penggunaan computer sedang
mendapat perhatian yang lebih besar daripada sebelumnya. Masyarakat secara umum
memberikan perhatian terutama karena kesadaran bahwa computer dapat mengganggu
hak privasi individual. Dalam dunia bisnis salah satu alasan utama perhatian
tersebut adalah pembajakan perangkat lunak hingga milyaran dolar. Namun subyek
etika computer lebih dalam daripada masalah privasi dan pembajakan. Komputer
adalah peralatan social yang penuh daya, yang dapat membantu atau mengganggu
masyarakat dalam banyak cara, semua tergantung pada cara penggunaannya.
Sekarang ini penggunaan computer didunia bisnis akan mengarah kepada nilai
moral, etika menejer, spesialis informasi, dan pengguna, serta hukum yang
berlaku.
Hukum adalah
suatu perihal yang termudah untuk
Diinterprestasikan karena bersifat tertulis. Moral merupakan bagian dari
suatu adat dan kebiasaan suatu tempat (daerah). Tetapi tidak demikian halnya
terhadap etika, etika tidak mampu untuk diinterpretasikan secara tepat dan
mungkin bahkan tidak disetujui oleh setiap anggota masyarakat. Wilayah etika
computer yang kompleks inilah yang saat ini dan masa datang menjadi focus
perhatian yang cukup menarik.
SEKIAN UNTUK HARI, SEMOGA BERMANFAAT....
Komentar
Posting Komentar